Get Gifs at CodemySpace.com

Sabtu, 29 Oktober 2011

Kriteria Memilih Pasangan Hidup Menurut Islam

belahan-jiwaSetelah kita mengetahui tentang tujuan menikah maka Islam juga mengajarkan kepada umatnya untuk berhati-hati dalam memilih pasangan hidup karena hidup berumah tangga tidak hanya untuk satu atau dua tahun saja, akan tetapi diniatkan untuk selama-lamanya sampai akhir hayat kita.
Muslim atau Muslimah dalam memilih calon istri atau suami tidaklah mudah tetapi membutuhkan waktu. Karena kriteria memilih harus sesuai dengan syariat Islam. Orang yang hendak menikah, hendaklah memilih pendamping hidupnya dengan cermat, hal ini dikarenakan apabila seorang Muslim atau Muslimah sudah menjatuhkan pilihan kepada pasangannya yang berarti akan menjadi bagian dalam hidupnya. Wanita yang akan menjadi istri atau ratu dalam rumah tangga dan menjadi ibu atau pendidik bagi anak-anaknya demikian pula pria menjadi suami atau pemimpin rumah tangganya dan bertanggung jawab dalam menghidupi (memberi nafkah) bagi anak istrinya. Maka dari itu, janganlah sampai menyesal terhadap pasangan hidup pilihan kita setelah berumah tangga kelak.
Lalu bagaimanakah supaya kita selamat dalam memilih pasangan hidup untuk pendamping kita selama-lamanya? Apakah kriteria-kriteria yang disyariatkan oleh Islam dalam memilih calon istri atau suami?

A. Kriteria Memilih Calon Istri
Dalam memilih calon istri, Islam telah memberikan beberapa petunjuk di antaranya :
1. Hendaknya calon istri memiliki dasar pendidikan agama dan berakhlak baik karena wanita yang mengerti agama akan mengetahui tanggung jawabnya sebagai istri dan ibu. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :
Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda : “Perempuan itu dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya, lalu pilihlah perempuan yang beragama niscaya kamu bahagia.” (Muttafaqun ‘Alaihi)
Dalam hadits di atas dapat kita lihat, bagaimana beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menekankan pada sisi agamanya dalam memilih istri dibanding dengan harta, keturunan, bahkan kecantikan sekalipun.
Demikian pula Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang Mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun ia menarik hatimu … .” (QS. Al Baqarah : 221)
Sehubungan dengan kriteria memilih calon istri berdasarkan akhlaknya, Allah berfirman :
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula) … .” (QS. An Nur : 26)
Seorang wanita yang memiliki ilmu agama tentulah akan berusaha dengan ilmu tersebut agar menjadi wanita yang shalihah dan taat pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Wanita yang shalihah akan dipelihara oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagaimana firman-Nya :
“Maka wanita-wanita yang shalihah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara dirinya, oleh karena itu Allah memelihara mereka.” (QS. An Nisa’ : 34)
Sedang wanita shalihah bagi seorang laki-laki adalah sebaik-baik perhiasan dunia.
“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim)
2. Hendaklah calon istri itu penyayang dan banyak anak.
Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah bersabda :
Dari Anas bin Malik, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : ” … kawinilah perempuan penyayang dan banyak anak … .” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban)
Al Waduud berarti yang penyayang atau dapat juga berarti penuh kecintaan, dengan dia mempunyai banyak sifat kebaikan, sehingga membuat laki-laki berkeinginan untuk menikahinya.
Sedang Al Mar’atul Waluud adalah perempuan yang banyak melahirkan anak. Dalam memilih wanita yang banyak melahirkan anak ada dua hal yang perlu diketahui :
a. Kesehatan fisik dan penyakit-penyakit yang menghalangi dari kehamilan. Untuk mengetahui hal itu dapat meminta bantuan kepada para spesialis. Oleh karena itu seorang wanita yang mempunyai kesehatan yang baik dan fisik yang kuat biasanya mampu melahirkan banyak anak, disamping dapat memikul beban rumah tangga juga dapat menunaikan kewajiban mendidik anak serta menjalankan tugas sebagai istri secara sempurna.
b. Melihat keadaan ibunya dan saudara-saudara perempuan yang telah menikah sekiranya mereka itu termasuk wanita-wanita yang banyak melahirkan anak maka biasanya wanita itu pun akan seperti itu.
3. Hendaknya memilih calon istri yang masih gadis terutama bagi pemuda yang belum pernah nikah.
Hal ini dimaksudkan untuk mencapai hikmah secara sempurna dan manfaat yang agung, di antara manfaat tersebut adalah memelihara keluarga dari hal-hal yang akan menyusahkan kehidupannya, menjerumuskan ke dalam berbagai perselisihan, dan menyebarkan polusi kesulitan dan permusuhan. Pada waktu yang sama akan mengeratkan tali cinta kasih suami istri. Sebab gadis itu akan memberikan sepenuh kehalusan dan kelembutannya kepada lelaki yang pertama kali melindungi, menemui, dan mengenalinya. Lain halnya dengan janda, kadangkala dari suami yang kedua ia tidak mendapatkan kelembutan hati yang sesungguhnya karena adanya perbedaan yang besar antara akhlak suami yang pertama dan suami yang kedua. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menjelaskan sebagian hikmah menikahi seorang gadis :
Dari Jabir, dia berkata, saya telah menikah maka kemudian saya mendatangi Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan bersabda beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Apakah kamu sudah menikah ?” Jabir berkata, ya sudah. Bersabda Rasulullah : “Perawan atau janda?” Maka saya menjawab, janda. Rasulullah bersabda : “Maka mengapa kamu tidak menikahi gadis perawan, kamu bisa bermain dengannya dan dia bisa bermain denganmu.”
4. Mengutamakan orang jauh (dari kekerabatan) dalam perkawinan.
Hal ini dimaksudkan untuk keselamatan fisik anak keturunan dari penyakit-penyakit yang menular atau cacat secara hereditas.
Sehingga anak tidak tumbuh besar dalam keadaan lemah atau mewarisi cacat kedua orang tuanya dan penyakit-penyakit nenek moyangnya.
Di samping itu juga untuk memperluas pertalian kekeluargaan dan mempererat ikatan-ikatan sosial.
B. Kriteria Memilih Calon Suami
1. Islam.
Ini adalah kriteria yang sangat penting bagi seorang Muslimah dalam memilih calon suami sebab dengan Islamlah satu-satunya jalan yang menjadikan kita selamat dunia dan akhirat kelak.
Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
“ … dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang Mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke Surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (QS. Al Baqarah : 221)
2. Berilmu dan Baik Akhlaknya.
Masa depan kehidupan suami-istri erat kaitannya dengan memilih suami, maka Islam memberi anjuran agar memilih akhlak yang baik, shalih, dan taat beragama.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :
“Apabila kamu sekalian didatangi oleh seseorang yang Dien dan akhlaknya kamu ridhai maka kawinkanlah ia. Jika kamu sekalian tidak melaksanakannya maka akan terjadi fitnah di muka bumi ini dan tersebarlah kerusakan.” (HR. At Tirmidzi)
Islam memiliki pertimbangan dan ukuran tersendiri dengan meletakkannya pada dasar takwa dan akhlak serta tidak menjadikan kemiskinan sebagai celaan dan tidak menjadikan kekayaan sebagai pujian. Sebagaimana firman Allah Ta’ala :
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (nikah) dan hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nur : 32)
Laki-laki yang memilki keistimewaan adalah laki-laki yang mempunyai ketakwaan dan keshalihan akhlak. Dia mengetahui hukum-hukum Allah tentang bagaimana memperlakukan istri, berbuat baik kepadanya, dan menjaga kehormatan dirinya serta agamanya, sehingga dengan demikian ia akan dapat menjalankan kewajibannya secara sempurna di dalam membina keluarga dan menjalankan kewajiban-kewajibannya sebagai suami, mendidik anak-anak, menegakkan kemuliaan, dan menjamin kebutuhan-kebutuhan rumah tangga dengan tenaga dan nafkah.
Jika dia merasa ada kekurangan pada diri si istri yang dia tidak sukai, maka dia segera mengingat sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yaitu :
Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Jangan membenci seorang Mukmin (laki-laki) pada Mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai.” (HR. Muslim)
Sehubungan dengan memilih calon suami untuk anak perempuan berdasarkan ketakwaannya, Al Hasan bin Ali rahimahullah pernah berkata pada seorang laki-laki :
“Kawinkanlah puterimu dengan laki-laki yang bertakwa sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika tidak menyukainya maka dia tidak akan mendzaliminya.”
Untuk dapat mengetahui agama dan akhlak calon suami, salah satunya mengamati kehidupan si calon suami sehari-hari dengan cara bertanya kepada orang-orang dekatnya, misalnya tetangga, sahabat, atau saudara dekatnya.
Demikianlah ajaran Islam dalam memilih calon pasangan hidup. Betapa sempurnanya Islam dalam menuntun umat disetiap langkah amalannya dengan tuntunan yang baik agar selamat dalam kehidupan dunia dan akhiratnya. Wallahu A’lam Bis Shawab.

Uniknya Foto-Foto Mesjid Terindah di Dunia

1. Masjid Sultan, Singapura
http://adj.adstars.co.id/servlet/cookie?action=set&name=cookie_name&value=cookie_value&maxage=2592000
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/135715_masjid-sultan.jpg
Masjid Sultan terletak di Muscat Street dan North Bridge Road, Distrik Kampung Glam Rochor, Singapura. Dikutip dari Most Interesting Facts, masjid ini diketahui sebagai salah satu tempat  ibadah utama umat Muslim di Negeri Singa. Sejak didirikan, hanya ada sedikit pengembangan di Masjid Sultan yaitu di hall utama pada 1960 dan dibangun ruang  tambahan pada 1993. Rasanya memang tidak perlu terlalu banyak perubahan pada masjid yang menjadi  monumen nasional pada 14 Maret 1975 ini, karena bangunannya yang sudah kokoh, indah dan cukup megah.
2. Masjid Baiturrahman, Banda Aceh, Indonesia
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/135807_masjid-baiturrahman.jpg
Masjid kebanggaan masyarakat Indonesia, khususnya Aceh ini merupakan salah satu bangunan yang masih  berdiri kokoh pasca diterjang tsunami 26 Desember 2004  silam. Salah satu masjid terindah di  Indonesia dan dunia ini awalnya dibangun khusus untuk Kesultanan Aceh. Keistimewaan masjid ini  terdapat pada keindahan  bentuk, ukiran-ukiran atraktif dan halaman yang sangat luas. Banyak orang  yang pernah berkunjung, mengaku merasakan hawa kesejukan saat berada di dalam masjid ini.
3. Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin, Brunei Darussalam
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/135942_masjid-brunei.jpg
Masjid ini dibangun untuk Kesultanan Brunei yang berlokasi di Bandar Seri Begawan, ibukota Brunei.  Masjid ini termasuk salah satu yang paling spektakuler di Asia Pasifik, dan menjadi daya tarik utama  bagi para turis. Masjid Omar Ali Saifuddin juga dianggap para masyarakat Brunei sebagai simbol  keagungan negara mereka.
4. Masjid Zahir, Kedah, Malaysia
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/140015_masjid-zahir.jpg
Masjid Zahir dibangun pada 1912 oleh Tunku Mahmud, putra Sultan Tajuddin Mukarram Shah. Tujuan  pembangunan masjid ini dimaksudkan sebagai makam para prajurit Kedah yang gugur saat mempertahankan  Kedah dari perebutan Siam pada 1821. Arsitektur masjid ini terinspirasi dari Masjid Azizi di Kota  Langkat, Sumatera  Utara, Indonesia. Ciri khas masjid ini adalah adanya lima kubah yang menyimbolkan  lima rukun Islam.
5. Masjid Sultan Ahmet, Turki
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/140043_masjid-sultan-ahmet.jpg
Tempat ibadah yang juga dikenal dengan Masjid Biru ini memiliki enam menara. Kerumitan arsitektur  menjadi daya tarik masjid yang terletak di Istanbul, Turki  ini. Disebut Masjid Biru, karena pada  sore menjelang malam, bagian atas setiap menara dan kubah-kubah menjadi berwarna kebiruan. Bukan itu  saja, interior  masjid ini juga dihiasi ubin-ubin warna biru yang sangat indah.
6. Masjid Badshahi, Delhi, India
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/140111_masjid-badshahi.jpg
Dalam bahasa Inggris, Badshahi berarti masjid kepunyaan raja. Dilansir Latest Top Ten, eksterior  masjid yang dibangun pada masa Kesultanan Mughal ini, seluruhnya terbuat dari batu pasir merah;  kecuali tiga kubah bulat, serta lengkungan kubah dari menara yang berbentuk segi delapan –terbuat  dari batu  marmer. Masjid yang terletak di Delhi ini, memiliki halaman yang disebut-sebut paling  luas di antara masjid yang pernah dibangun di dunia. Bisa dibilang,  masjid ini menjadi saksi  kemegahan dan kejayaan Kerajaan Mughal pada abad 17.
7. Masjid Faisal, Islamabad, Pakistan
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/140143_masjid-faisal.jpg
Masjid Faisal terletak di sebelah paling utara Islamabad, ibukota Pakistan. Namanya diambil dari  nama pendirinya, Raja Faisal Bin Abdul Aziz dan ditetapkan  sebagai Masjid Nasional Pakistan. Tidak  seperti masjid di Asia pada umumnya, Masjid Faisal tidak memiliki kubah maupun arca. Bentuknya yang  tidak biasa,  terinspirasi dari tenda yang didirikan salah satu suku Arab, Bedouin. Ruang salat  utama berbentuk seperti segitiga besar dan menara dibuat meruncing ke atas.  Sedikit dipengaruhi  oleh gaya bangunan Turki, Masjid Faisal termasuk salah satu gambaran masjid dengan desain arsitektur  kontemporer.
8. Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/140212_masjid-istiqlal.jpg
Dalam bahasa Arab, Istiqlal mengandung arti merdeka, karena memang dibangun sebagai perayaan dan  sekaligus memperingati kemerdekaan Indonesia dari jajahan  kolonial Belanda. Tempat ibadah ini  didominasi susunan balok-balok yang terinspirasi dari gaya bangunan Soviet. Ruang salat utama  berbentuk bujur sangkar  dengan 12 pilar besar. Pilar ini sebagai penyangga kubah utama dengan  diameter hingga 45 meter. Bentuknya yang sangat ikonik, merupakan situs sejarah yang  patut  dipertahankan.
9. Masjid Al Aqsa, Jerusalem, Israel/Palestina
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/masjidalaqsa.jpg
Masjid Al Aqsa merupakan tempat suci agama Islam di Kota Tua Yerusalem. Masjid ini dianggap sebagai  tempat suci ketiga oleh umat Islam. Muslim percaya bahwa  Nabi Muhammad diangkat ke Sidratul Muntaha dari tempat ini setelah sebelumnya dibawa dari Masjid Al-Haram di Mekkah ke Al-Aqsa dalam peristiwa  Isra’ Mi’raj. Salah satu ciri khas Masjid Al Aqsa adalah kubah berwarna abu-abu yang terlihat menonjol.
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/masjid-nabawiok.jpg
Tempat ini merupakan tempat suci ketiga dalam Islam, dan masjid terbesar kedua setelah Masjid Al Haram di Mekkah. Salah satu tempat terpenting di masjid ini adalah The Green Dome, atau Kubah Hijau (bagian tengah masjid); di mana makam Nabi Muhammad berada. Al Nabawi memiliki 10 menara, dengan tinggi masing-masing mencapai 105 meter.
11. Masjid Al Haram, Mekah, Saudi Arabia
http://images.detik.com/content/2011/08/11/859/140844_masjidalharamok.jpg
Inilah masjid terbesar dan tersuci di dunia; memiliki 9 menara dan telah mengalami beberapa kali  renovasi serta penambahan bangunan. Di sinilah terdapat  Ka’bah, tempat paling suci bagi umat Islam.  Setiap tahunnya, lebih dari satu juta peziarah datang ke sini untuk menunaikan

masjid-masjid terindah

Mesjid Suci Al-Haram, Arab Saudi
mesjid
Mesjid Nabawi, Arab Saudi
masjid nabawi
Mesjid di Brunei
mesjid
Mesjid Putrajaya, Malaysia – dibangun di atas air
mesjid
Mesjid Umayyad, Damascus
foto mesjid
Mesjid Ubudiah, Kuala Kangsar
mesjid
Mesjid Faisal, Pakistan
foto masjid
Mesjid Jame Asr Hassanil Bolkiah, Brunei
foto mesjid
Mesjid Besar Jumeirah, Dubai
mesjid
Mesjid Putra di Putrajaya, Malaysia
gambar masjid
Mesjid Sheikh Zayed Bin Sultan Al Nahyan, Abu Dhabi UEA
mesjid
Mesjid Sultan Ahmet Camii (The Blue Mosque), Istanbul Turki
mesjid
The Blue Mosque dilihat dari Hagia Sophia
masjid
Mesjid Crystal, Malaysia
foto mesjid
Mesjid Schwetzinger, Jerman
mesjid
Mesjid Suci Golden, Singapura
gambar mesjid
Mesjid Sehzade, Istanbul Turki
mesjid
Makkah, Arab Saudi
mekah
Salah satu mesjid di Jeddah Arab Saudi
mesjid
Mesjid Lao Huasi Sufi di Linxia Cina
foto masjid
The Mezquita, Spanyol
mesjid
Mesjid Sheikh Zayed
gambar masjid
Mesjid Shahjahan, Pakistan
masjid
Mesjid dan Menara Kembar, Malaysia
mesjid
Unknown (tidak diketahui persis letaknya)
gambar masjid
Mesjid Omayad, Syria
mesjid
Mesjid Besar, Bahrain
mesjid
Mesjid Muhammad Ali, Kairo Mesir
masjid
Mesjid Badshahi
mesjid
Mesjid Tooting, London
mesjid
Mesjid Zahir, Malaysia
gambar mesjid
Mesjid Ubudiah
masjid
Mesjid Sultan, Singapura
mesjid
Unknown
masjid
Mesjid terbesar di India
mesjid
Mesjid Al-Hassan II, Casablanca Moroko
masjid
Mesjid terbesar di Amerika Utara
foto mesjid
Mesjid Alnour, Sharjah
mesjid
Mesjid Sultan Omar Ali Saifuddin, Brunei
foto masjid
Jadi bagi anda umat muslim yang akan berwisata ke luar negeri, jangan lupa untuk berkunjung juga ke mesjid-mesjid diatas. :)